"Apa kabarmu, nak?" "Aku baik, Papa ada?" Alaina mengangguk lalu dia mengajak Maxime masuk ke kamar. Stefan sedang terbaring di atas ranjang sambil menekan remote tv seperti sedang mencari siaran yang bagus untuk dirinya. "Pa." "Maxime? Kau datang sendirian?" Tanya Stefan. Ia membawa punggungnya agar bisa duduk setengah berbaring lalu meminta Maxime mendekat. Alaina memberi mereka privasi untuk bicara berdua. Maxime duduk sambil menarik napas pelan. "Kenapa Papa melakukannya?" "Melakukan apa?" Tanya Stefan. Ia masih menekan remote tv, tapi sebenarnya sedari tadi dia hanya mendengarkan suara Maxime saja. Putranya terlihat agak kecewa, tapi Stefan sudah paham kenapa Maxime bersikap begini. "Jangan pura-pura tidak tahu, Pa. Elea memberitahu ku soal restoran itu." Stefan akhirnya mem

