Sebelum itu, Eleanor menyediakan coklat hangat untuk Maxime. Dia mengetuk pelan pintu ruang kerja sang suami lalu dibukanya pintu itu. "Honey? Kau masih sibuk?" Tanyanya. Maxime masih setia di kursi miliknya. Matanya masih terfokus ke arah kertas-kertas di atas meja. Eleanor melangkah mendekati meja kerja Maxime lalu meletakkan cangkir berisi coklat hangat yang tadi ia buatkan untuk Maxime. "Sebentar lagi selesai. Hanya perlu menyusun beberapa catatan ku saja." Eleanor berjalan ke belakang tubuh Maxime lalu kedua tangannya ia letakkan ke pundak suaminya untuk memberi pijatan lembut. "Lebih rileks?" Tanyanya. Maxime tersenyum kecil, dia melemaskan otot-otot yang terasa tegang. Sungguh dia menikmati pijatan lembut istrinya. Punggungnya menyandar di sandaran kursi dan sesekali ia bergu

