Diara menutup rapat matanya lalu menutup dirinya dengan selimut berusaha agar segera tertidur dengan lelap malam ini. Namun rasanya sulit sekali, buktinya gadis itu tiba-tiba menurunkan selimutnya dan membuka mata lebar. "Diaraaaa, kamu ga seharusnya mikirin ini, tidurlah dengan nyenyak dan berhenti memikirkan hal lain." Diara coba mensugesti diri untuk mengosongkan pikiran dan segera tidur. "Tapi kenapa mendadak Mbak Tania ke apartemen Mas Nick sih? Mana mabuk lagi, bajunya seksi banget, mau ngapain? Gimana kalau..." Diara gagal mensugestikan dirinya untuk tidak peduli, nyatanya sejak tadi ia terus memikirkan apa sekarang yang tengah dilakukan Tania dan Nick. Diara mengubah posisinya untuk duduk dan bersender di bahu ranjang, saat ini ia benar-benar merasa tidak nyaman. Gerak mata D