menghantam hidup Amira. Kasus Chintya selesai, Pandu dan Bella menerima akibat dari perlakuan mereka, dan terakhir, perceraian Agus dan Linda yang berlangsung jauh lebih cepat daripada yang Amira bayangkan. Linda sempat menuntut nafkah tidak wajar, tapi Om Agus menyelesaikannya dengan tenang. “Lebih baik aku kehilangan uang,” kata Agus dalam pesan singkatnya kepada Amira, “daripada kehilangan sisa hidupku dalam kekacauan.” Sementara itu, kehidupan Amira bersama Dimas berjalan stabil. Hanya saja… pekerjaan Dimas makin sibuk. Ia berangkat pagi, pulang malam. Kadang wajahnya terlihat sangat lelah, namun tetap membawa senyum hangat saat sampai di rumah. Amira selalu mencoba memahami. Namun, kesepian sering datang diam-diam. Wina memang selalu ada, tapi tetap saja ada rasa rindu pada per

