Menikmati rasa pahit dan panas setiap cairan keras dari minuman terkutuk mengalir di setiap tegukan demi tegukan oleh sang empunya yang menyalurkan rasa frustasinya dengan minuman keras. Sudah terhitung beberapa gelas sudah tandas oleh Tatiana. Rasa bercampur aduk yang ia rasakan saat ini. Kesal. marah, bersalah, menyesal dan lain sebagainya sedang ia rasakan sekarang. Club adalah tempat yang tepat untuknya menyalurkan semua penat akan segala hal. Sudah menjadi kebisaan buruk bagi tatiana untuk tidak berkaca melihat kebelakang tentang apa yang telah terjadi. Kejadian kelam yang telah terjadi di masalalu tidak membuatnya berfikir jernih. Baginya pelampisan tepat saat ini hanya minuman yang di sajikan bartender. Alunan musik keras memecahkan pendengarannya akan rasa rasional. "Ambilkan lag