Bab 40 - Malam yang Nikmat

2303 Kata

Setelah memutuskan mengakhiri masa pacaran mereka, Revina dan Hans berjalan ke luar vila untuk menikmati udara sore yang tenang. Mereka berjalan beriringan. Rasanya nyaman sekali. Memang benar, jika tidak ada Tristan ... mereka se-bahagia ini. “Sekarang aku bisa terus terang tanpa merasa takut. Sebelumnya aku sempat was-was dengan nasib hubungan kita kalau aku cerita yang sebenarnya, tapi makasih udah menerima segalanya tanpa kecuali, Hans,” ucap Revina. “Sekarang coba ceritakan pelan-pelan. Satu hal yang pasti, apa pun yang kamu ceritakan nggak akan berpengaruh dengan apa pun. Kita akan tetap menikah,” tegas Hans. Revina bisa saja tidak cerita, toh Hans berkata tidak masalah jika tak sanggup. Pria itu tidak akan memaksa. Ditambah lagi, Hans bilang apa pun yang terjadi tidak akan berpen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN