Bukan Orang Ketiga | Bab 60

1118 Kata

Tari menatap netra laki-laki yang dulu ia tatap dengan kasih sayang dengan pandangan kosong. Gema yang baru saja menyelesaikan terapinya langsung di hadapi dengan keputusan yang harus segera ia buat. Wanita itu sebenarnya sudah menyiapkan mental untuk perceraian mereka. Tapi ia masih saja gusar menunggu laki-laki itu menyetujuinya. Gema menghela nafas dengan kasar hingga terdengar satu ruangan. "Aku paham kalau kamu mau marah." Tari menggeleng cepat. "Aku nggak bakal bertingkah kekanak-kanakan lagi kayak tadi pagi. Kamu bebas bikin keputusan." "Nggak, aku tau kamu juga bakal keberatan." "Terus emangnya kita punya pilihan lain?" Wanita itu lelah mempertahankan pernikahan yang selalu ingin di rusak. Tari tidak mau merasakan tekanan itu lagi. "Kamu yang selalu mikirin perusahaan kam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN