Bukan Orang Ketiga | Part 27

1014 Kata

Suasana di rumah pagi hari itu terlihat lebih tegang dari biasanya. Semua pelayan berdiri di depan pintu sambil berdiri hormat. Sementara kedua pasangan itu sedang duduk di kursi depan dengan pakaian yang anggun. Ajeng memeluk lengan Gema dengan mesra. Sedangkan laki-laki itu untuk pertama kalinya menggenggam lembut tangan Ajeng. Keduanya mengulum bibir gugup. Lalu ada Tari yang berdiri di barisan pelayan tepat di belakang pasutri itu. Ia mengenakan masker putih beserta pakaian pelayan yang sudah di siapkan untuknya. Seperti rencana Ajeng tadi malam. Dengan menjadi pelayan pribadinya, wanita itu menunjukkan kedekatan Ajeng dan Gema yang mbuat Tari hanya mampu memicingkan mata cemburu. Lalu masuklah mobil mewah berwarna putih itu ke dalam halaman luas kediaman mereka. Bersama-sama, Aje

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN