Tari menggenggam jari jemarinya dengan perasaan cemas. Ia mengulum bibirnya takut-takut untuk berbicara. Pandangannya kini bahkan hanya lantai putih saking tidak beraninya ia menatap mata tajam itu. Ini kali kedua Pak Arya menjenguk Gema. Kunjungan kali ini tiba-tiba sehingga Tari tidak tau kalau pria itu akan datang. Jadilah ia tertangkap basah sedang berada di dalam ruang rawat Gema. Semenjak kejadian konferesi pers itu, Tari sudah tidak pernah mendapati Pak Arya lagi. Bahkan kata Gema, ia tidak pernah terlihat di kantor maupun cabang mana pun. Pria itu bersembunyi, sementara Gema dan Tari tidak berniat mencari tahu keberadaannya. "Kamu tetap sama yah? Tidak tau posisi!" Pak Arya selalu merendahkannya dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulut pria itu. Sementara Tari hanya diam

