>AKHIR YANG MANIS<

1906 Kata

Leon mengajak Dilla bekerja di kantornya, kemanapun Leon pergi, Dilla selalu ada di sampingnya, semua pekerja heran melihatnya, sejak kejadian Naina kabur dari penjara, Leon lebih posesif menjaga istrinya, Leon takut kehilangan Dilla untuk selama-lamanya, sudah cukup dia menderita karna Naina, ibunya, dan kepergian istri pertamanya, Naomi. Tak akan dia biarkan Dilla celaka. Tak akan pernah! Bukan hanya para pekerja, Suta-pun heran melihat atasannya datang ke kantor membawa istrinya. "Tuan, kenapa nona cerewet ini ikut kemari?" Tanya Suta, tanpa melihat ke arah Dilla. "Aku tidak cerewet, Tuan Suta. Lebih baik jaga ucapan, Anda," sungut Dilla, sementara Leon hanya tersenyum melihat istrinya. "Sudahlah, jangan mengganggunya, Suta. Aku mengajak Dilla kemari karna takut dia disakiti oleh Nai

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN