Bab 36. Tetap Ingin Berpisah

1031 Kata

"Ok. Gimana kalau kita ngobrol empat matanya di rumah saya?" Ryan melirik ke arah Rizki. Kirana paham dengan maksud Ryan. Tidak mungkin mereka bicara di hadapan anak itu atau bicara di luar dengan meninggalkan Rizki sendirian di kamar. "Ide bagus, Pak. Kalau gitu saya siap-siap dulu. Bapak sama Rizki bisa kan nunggu saya di mobil?" "Bisa, tapi Rizki saya tinggal di sini." Kirana menatap ke arah Rizki yang sedang asyik sendiri bermain dengan mainan yang dia bawa dari rumah. "Ok, Pak. Saya setuju." Ryan keluar dari kamar Kirana. Perempuan itu mendekati anaknya. Membelai rambut pria kecil itu. "Mama mandi dulu ya, Ki. Nanti kita ke rumah papa bertiga, mau?" "Mau. Mama mandinya jangan lama-lama ya." Kirana menganggukkan kepala. Mulai sekarang Kirana berjanji akan menjadi mama yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN