Menanti kalimat sakti—maaf—darinya tentu itu tidak terjadi selain kecupan di puncak kepala lalu Kai meletakan sebuah kotak perhiasan dari toko berlian kerap kudatangi. "Selamat satu tahun pernikahan untuk kita, Anna" Ujarnya dan berlalu masuk ke kamar mandi. Suamiku gengsi sekali mengucap maaf dan sebagai gantinya kalau dia sudah baik-baiki seperti itu, tandanya gencatan senjata. Aku membuka kotak perhiasan tersebut dan menemukan salah satu kalung edisi terbaru dan terbatas yang aku incar. Kai tahu? Aku terdiam lama menatap kalung yang masih ditanganku. *** Malam itu, kami menginap di rumah orang tuaku, besok paginya adalah hari terburuk dalam hidup keluargaku karena Mama sudah terbujur kaku diatas ranjang, kami hanya mengira Mama masih tidur. Tapi, ternyata yang berbaring hanya ting

