70. Gas Terus, Jangan Putus!

1676 Kata

Pagi ini adalah pagi ke seratus dua puluh Dara bangun tidur menghirup aroma Adi. Adi sudah pasti duluan bangun karena pria itu yang menjunjung tinggi kedisiplinan. Dara mendengar suara adzan dari masjid sebelah. Dulu sebelum menikah, hawa subuh adalah hawa yang disukai Dara untuk lebih nyaman tertidur. Namun saat sudah menikah, Adi sama sekali tidak membiarkannya bangun kesiangan. Adi membiasakannya untuk bangun subuh dan menjalankan solat subuh bersama. Kalau Dara bandel, sudah pasti Adi tidak akan segan menaboknya. Adi sungguh terkadang sangat kejam.  Dara mengucek matanya menyesuaikan pandangannya, matanya menangkap Adi yang sudah menata sajadah dan menunggunya. Dengan secepat kilat Dara segera melompat dari ranjang dan bergegas menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.  Setidakny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN