Malam hari, Dara harus terbangun karena suara anaknya yang menangis nyaring. Sejak hamil dan punya anak, Dara sama sekali tidak bisa tidur nyenyak. Dara segera ke box bayi anaknya, perempuan itu mengambil Raka dan segera membawanya ke ranjang. Dara mendudukkan dirinya seraya menyusui anaknya. Perempuan itu mengusap kening anaknya dengan rasa sayang. Raka adalah anugrah Tuhan yang harus dia jaga. Setelah mendapat apa yang diinginkan, Raka terdiam dan hanya mengedip-ngedipkan matanya. Dara sangat suka saat Raka menatapnya dengan mata kecilnya. Tiba-tiba ranjang sebelah Dara bergerak, saat melihat ke samping, ternyata Adi tengah terbangun. Pria itu mengucek matanya menyesuaikan penglihatannya. “Dara, Raka bangun lagi?” tanya Adi. Dara mengiyakan. Tadi Dara sudah bangun pukul dua belas, da

