PERSETERUAN DUA PRIA

1551

“Huft... membosankan!” Keluh Keira yang merasa sangat frustasi dalam pembaringan. Suasana kamarnya begitu sepi dan ia masih merasakan nyeri di perutnya. Jika bukan karena obsesinya untuk mempertahankan Daniel, mungkin ia tidak akan mempertimbangkan lagi untuk mempertahankan janin yang belum apa-apa saja sudah bermasalah. Tangan Keira meraih ponsel yang ada di ranjangnya, berharap ada sesuatu yang menghibur hatinya dari sana. Bibirnya manyun seketika lantaran tidak mendapatkan notif apapun dari ponselnya, senyap bagaikan suasana kuburan. “Lapar.” Gerutu Keira, bahkan untuk mengurusi dirinya saja, ia sudah kepayahan. Dengan malas ia mencari makanan yang bisa diorder via online. Selama masa bedrest, hanya cara inilah yang bisa ia andalkan untuk bertahan hidup. Niatnya mencari makan malah te

신규 회원 꿀혜택 드림
스캔하여 APP 다운로드하기
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    작가
  • chap_list목록
  • like선호작