PILIHAN RUMIT

1652

“Selamat atas kehamilanmu, Vania. Tapi apa kamu yakin itu anak suamimu? Jangan-jangan itu anakku....” Vania membaca pesan dari Brian dengan pelan, tangannya gemetaran hingga tak kuat memegangi ponselnya. Sebuah pesan yang tak pernah ia duga akan begitu menakutkan untuk dibaca. Perlahan Vania menempatkan dirinya pada tepi ranjang, mencoba menenangkan diri yang kehilangan tenaga dengan bersandar di sana. “Tidak mungkin... aku yakin ini pasti anak mas Daniel, tapi... kalau memang benar, aku harus bagaimana?” Lirih Vania, shock. Andai ia berada sendirian di kamar ini, mungkin air matanya sudah menetes. Tetapi masih ada Daniel yang sedang mandi dan sewaktu-waktu bisa keluar, Vania harus menahan diri meskipun sulit untuk kuat. Pikiran Vania menerawang jauh, mengingat kembali kapan terakhir ia

신규 회원 꿀혜택 드림
스캔하여 APP 다운로드하기
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    작가
  • chap_list목록
  • like선호작