Bab 28

1277 Words

Selir Min Hua berdiri terpaku, matanya berkaca-kaca, bukan karena takut pada Xin Yao melainkan karena amarah yang sudah tak sanggup lagi di tahan. Dadanya naik turun, lalu ia mendesis, “Kau pikir karena Kaisar memihakmu, kau bisa berbuat seenaknya? Dengarkan baik-baik, Xin Yao. Harem istana ini bukan tempat untuk tabib buangan sepertimu. Suatu hari nanti, kau akan tahu bagaimana rasanya dijatuhkan.” Xin Yao menatapnya dengan sorot mata yang tajam namun penuh percaya diri. “Kalau benar begitu, maka aku akan menunggu hari itu. Tapi untuk saat ini, aku adalah orang yang Kaisar pilih untuk berada di sisinya. Dan itu adalah kenyataan yang harus kau terima, Permaisuri.” Tamparan keras melayang menyentuh wajah Xin Yao. "Dasar wanita tidak tahu diri! Tabib buangan sepertimu tak layak masuk ke da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD