Eps. 36 Data Baru

1345 Words

Ferrin menatap Grisel yang kini duduk di depannya, rambutnya yang sedikit basah tampak menjuntai lembut di bahu, dan aroma samar teh panas bercampur wangi bunga melati dari tubuh gadis itu terasa menenangkan. “Terima kasih ya, Grisel. Aku jarang sekali ada yang bawain teh seperti ini,” ujarnya pelan sambil menatap uap yang menari dari cangkir. Grisel tersenyum kecil. “Aku cuma ingin berterima kasih saja, Dok. Kalau tadi dokter nggak datang nyamperin aku di taman, mungkin aku sudah kedinginan di bawah hujan.” Suaranya lembut, tapi menyimpan getar aneh yang bahkan membuat Ferrin menunduk sesaat, menyembunyikan ekspresi wajahnya. “Sudah tugas seorang dokter menjaga pasiennya agar tetap sehat,” balas Ferrin mencoba menjaga nada formal. Namun dalam hatinya, kata pasien terasa janggal, karen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD