Cinta Karena Kasihan?

1513 Words

Mobil hitam milik Elvan melaju pelan di bawah sinar lampu jalan yang temaram. Di dalam kabin, hanya suara hujan yang mengetuk kaca dan deru mesin yang menjadi latar keheningan mereka. Cindera duduk di kursi penumpang, tangannya sibuk memainkan jemari di pangkuan, sementara Elvan fokus menatap jalan, berusaha menahan rasa kikuk yang sejak tadi memenuhi udara. Tiba-tiba, suara dering ponsel memecah keheningan itu. Cindera yang sedikit terkejut segera merogoh tas kecilnya. Nama Rangga muncul di layar — mantan teman satu angkatan kuliahnya di fakultas kedokteran. > “Halo, Rangga,” sapa Cindera dengan nada lembut namun ceria. Elvan melirik sekilas dari balik kemudi. Suara tawa kecil Cindera yang terdengar alami membuat dadanya menegang. > “Iya, aku masih di jalan. Oh, kamu di rumah s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD