“Dia benar-benar mirip dengan Nirima,” bisik Dewangga. Pria itu masih mengintip Jandita dari balik pintu kamar mandi yang terbuka sedikit. Sengaja ia meninggalkannya dengan Tara tadi demi melihat apa yang akan terjadi. Dan sudah bisa ditebak. Jandita bahkan menyesali persahabatannya dengan Tara yang berakhir hanya karena pria seperti Kendra, bukan menyesali percintaannya dengan pria itu. Dewangga lantas menutup pintu kamar mandi dengan sempurna. Ia menanggalkan semua pakaiannya dan berdiri di bawah shower. Air mengguyur sekujur tubuhnya dengan deras. Setelah puas dan bersih, pria itu mengambil handuk dan melilitkannya di pinggang. Alih-alih berpikir jika Jandita sudah berlalu dari ruangan kerjanya, Dewangga yang setengah telanjang tak tahu jika gadis itu ternyata masih bertahan di sa

