Kesadaran yang Pahit

1099 Words

​ ​Vila kecil di pinggiran kota, yang seharusnya terasa seperti tempat persembunyian yang romantis, justru menjadi ruang interogasi mental bagi Jafran Abimana. Ia duduk di teras, memandangi kolam yang airnya tampak keruh—cerminan sempurna dari situasi yang ia hadapi. Zumena, di mata Jafran, kini tidak lagi seperti kristal, melainkan seperti berlian yang berlapis lumpur kebohongan dan bahaya. ​Jafran menyandarkan kepalanya. Momen dikejar oleh mata-mata Ayah Zumena (Jason Sanders) dan ancaman dingin dari bodyguard Nicholas telah menguapkan sisa-sisa euforia dari gairah mereka. Ini bukan lagi permainan menggoda, ini adalah perang bisnis high-stakes yang melibatkan nyawa finansial kedua belah pihak. ​Logika militernya, yang sudah ia bunuh dalam dua malam terakhir, kini bangkit kembali denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD