Setiap kata adalah nafas, setiap cerita adalah jejak, setiap kisah juga akan menjadi kenangan yang akan author tuliskan dalam keseharian. Biarkan jejak literasi author akan menjadi rhema jiwa bagi para pembaca setia author.
Dukung terus karya author dan berikan gift pada setiap karya author maka author akan merasakan keindahan semangat kebersamaan kita. Salam satu pena. Salam sejuta kisah. Yuk ikuti dan baca terus karya karya author setiap saat. Thank you so much.
"Dia pikir dia hanya wanita biasa yang mengalami Amnesia Disosiatif dan bertemu dengan penolong sederhana. Padahal dia baru saja menemukan satu-satunya orang yang akan mengubah hidupnya dan menjadi tempat paling aman untuk hidupnya."
Saga hanya kuli panggul di pasar tradisional di desa Sekarwangi. Dia tidak punya banyak, hanya tangan yang kuat dan hati yang lembut. Saat menemukan Sandra tergeletak sekarat di pinggir jalan, dia tak ragu membawa pulang dan merawatnya. Saat wanita itu bangun tanpa ingatan siapa dirinya, Saga memutuskan menjadikannya adiknya, tanpa tahu bahwa keputusan itu akan mengubah seluruh nasibnya.Bagi Sandra, hidup di Desa Sekarwangi adalah satu-satunya damai yang pernah dia rasakan. Bersama Saga, dia belajar kembali cara tersenyum, cara percaya pada orang lain. Hingga tabrakan itu memulihkan semua ingatan yang menyakitkan: betapa kejamnya paman dan bibinya merampas warisan orang tuanya, betapa mereka menyiksanya hingga hampir mati.
"Aku harus kembali. Aku akan mengambil kembali apa yang menjadi hakku," ucap Sandra suatu hari.
Saga hanya mengangguk tenang. "Aku ikut. Tak ada yang boleh menyakitimu lagi."
Sandra mengira dia akan berjuang sendirian dengan pengawal biasa. Tapi saat musuh mulai bergerak licik dan berbahaya, dia melihat sisi lain dari pria yang dia percaya sepenuhnya.
Kuli panggul yang dia kenal selama ini ternyata adalah bayangan yang menyimpan banyak rahasia dengan identitas asli yang sengaja dia sembunyikan karena suatu alasan.
"Kamu tidak perlu menjadi ratu yang berjuang sendirian," bisik Saga saat dia memeluknya erat, saat seluruh musuh mereka runtuh satu per satu.
"Karena aku adalah raja yang sudah menyiapkan takhtamu sejak hari pertama aku melihatmu."
Balas dendam akan terbayar lunas. Warisan akan kembali ke tangan yang benar dan cinta yang tumbuh perlahan di antara mereka akan membakar segalanya, menjadi milik selamanya.
Satu hal yang penting bagi Sandra, dia punya pengawal dan laki-laki yang sanggup membakar seluruh dunia untuk melindungi dirinya. Ketika dia sudah siap untuk kembali berdiri tegak di tengah badai kehidupannya menerjang terus menerus dan menjadi Pewaris Sah yang tangguh.
Di Hari pernikahan Zella, menjadi mimpi buruk saat seorang wanita datang dengan kondisi hamil besar menghampiri Zella dengan berlutut. Mata indah Zella tak lagi mampu mempercayai apa yang dia lihat. "Amel, ngapain kamu berlutut di depan aku?""Maafkan aku, Zee. Aku telah hamil anak Ridwan!""Apa! jadi laki-laki yang selama ini kau sembunyikan adalah Ridwan calon suami aku?""Maafkan aku, Zee! Ridwan selalu datang merayu aku, hingga akhirnya kami pun sering bersama dan alhasil ini anak dia, Zee!""Tak aku sangka, wanita yang aku anggap sahabat sendiri, bisa hamil dengan calon suami aku! kau sungguh luar biasa, Amel.""Karena kami saling mencintai. Kau hanya gadis cupu dan kuper, Zee! Hari ini papa aku udah serahkan seluruh warisan kakek aku. Kini saatnya aku ceraikan kamu!" lantang Ridwan di depan semua tamu undangan. "Dasar bajingan! Kau permainkan putriku!""Mama, Mamaaa! bangun, Ma! Bangun!""Maaf nona, mama Anda sudah meninggal!" jawab Dokter keluarga kami. Dokter Santoso. "Apa!" Tubuh Zella lemas dan pingsan. Para tamu undangan akhirnya pulang satu per satu. Saat itulah sebuah tangan menggendong ku meninggalkan Ballroom indah pengantin yang mewah. Tragisnya, semua harta warisan Zella secara ajaib telah menjadi milik Amel dan Ridwan. Sungguh konspirasi tingkat tinggi. "Baby, wake up. Uncle come back!" Pelukan itu hangat dan desah nafasnya selalu menggodaku untuk memeluknya terus dan mendapatkan lebih dari itu.