Kris's POV Malam ini aku kehilangan selera makanku. Mama memasak cumi-cumi pedas manis, makanan favoritku. Tapi suasana hatiku sedang begitu buruk. Aku teringat kembali kejadian di sekolah. Liam menuduhku mengirim surat kaleng untuk Ami. Dan seolah teman-teman yang lain mempercayainya. Aku tidak serendah itu. Betapapun perasaanku pada Ami semakin dalam, tapi aku cukup tahu diri. Segala resiko patah hati, sakit, terluka, kecewa akan aku telan sendirian. Aku tak ingin ada pihak lain yang terluka, entah itu Ami maupun Liam. Aku hanya ingin mencintai Ami dalam diam, memendamnya rapat-rapat di dasar hatiku. Tapi kini seolah semua orang tahu akan perasaanku pada Ami sejak pasangan muda itu bermasalah karena foto-foto keakrabanku dan Ami. Sejak itu Ami pun seakan menjaga jarak denganku. Sebenarn

