Liam's POV Mataku terasa panas melihat setumpuk buku-buku tebal yang harus kupelajari untuk menghadapi UAS besok. Mendadak kepalaku serasa pusing. Aku lihat Ami begitu tenang mengerjakan soal latihan. "Taubat... Taubat... Mi.. Gue harus belajar semua buku ini? Modyaarrrr pusing kepala barbie." Aku mendengus kesal. Rasanya ingin cepat-cepat lulus biar otak nggak capek mikir terus. Ami melirikku dan terdiam sesaat, membuatku serba salah. Dari raut wajah Ami terlihat ada roman-roman mau marah nih. Kalau misal aku disemprot bakalan aku bungkam kebawelannya dengan ciuman mautku, dijamin dia pasti klepek-klepek dan nggak jadi marah, justru bakal bilang "lagi donk Liam... Lanjut di kamar yuk.." Back to reality... Ami membulatkan matanya, seakan siap untuk menerkamku. "Gue kan udah bilang, b

