Seperti yang direncanakan sebelumnya, Gibran memilih untuk mampir ke toko baju dan membeli beberapa baju untuk putranya, selain itu Gibran juga meminta untuk mengirimkan baju untuk putranya Minggu depan. Tentu saja Gibran tidak bisa memintanya sekarang karena takut waktu liburannya akan di tambah. "Apakah tidak apa-apa? Bukankah ayah membeli terlalu banyak?" Tanya Ibra pada ayahnya yang masih sibuk menatap ke arah baju-baju yang ukurannya pas untuk dirinya. "Apakah seperti itu?" Tanya Gibran sembari menatap ke arah putranya dengan lebih intens. "Apa kamu tumbuh lebih cepat?" Tanya Gibran tanpa sadar. Meskipun begitu Ibra pun mengangguk dengan cepat, alasan dirinya tidak memiliki baju yang cukup tentu saja karena hal itu. Untuk baju formal, biasanya ayahnya akan selalu membuatnya bebera