Lagi - lagi mereka mendatangi bandara Narita untuk kedua kalinya dalam dua hari ini. Karena pesawat mommy belum mendarat, mereka akhirnya masuk kedalam cafe Doutor di terminal dua ini. "Abang mau minum apa, panas atau dingin?" tanya Jeje yang sedang melihat daftar menu. "Ice coffee aja." "Aku milk tea ah.." gumam Jeje sambil melihat menu yang lain. "Mau makan nggak bang?" "Nggak laper sih, sebentar lagi makan malam,"jawab Wika. "Tapi aku pengen sandwich Milano ini yang seafood, cuma kalo makan sendiri kayaknya nggak bakal abis, abang bantuin ya ..." "Iya." Jeje memesan makanan dan minuman yang diinginkan, tentu saja berbahasa Jepang yang lancar. Wika sama sekali tidak mengerti dan dia juga tidak berminat paham, cukup bahasa Inggris sama bahasa Indonesia saja pikirnya. "Bayar pake

