"Je," panggil Wika yang tidak tahu Jeje sedang berpelukan dengan mommynya di kamar, pintunya sedang terbuka dan sekarang Wika bisa melihat mereka. "Ups .. sorry," ucap Wika tidak enak hati seperti mengganggu suasana sentimentil itu. "No problem, sini bang," panggil mommy. Wika mendekat ikut masuk kedalam kamar. Mommy Jeje mengulurkan tangannya pada Wika bermaksud untuk memeluk calon menantunya itu. "Terimakasih untuk niat abang menikahi Jeje, mommy sangat bahagia Jeje sudah menemukan belahan jiwanya, mommy yakin daddy Jeje juga akan sangat bahagia dengan berita ini, thankyou so much ...," seolah tidak cukup mengucapkan satu kali kata terimakasih pada Wika sebagai ungkapan rasa bahagia mommy Jeje. Keduanya melonggarkan pelukan tapi Wika masih menggenggam tangan mommy, " Aku yang berte

