"Je ... kita belum lama putusnya, diantara kita nggak ada siapa - siapa, rasa juga masih sama tapi kenapa susah banget mengiyakan ajakanku kembali?"tanya Wika. Jeje tersenyum tapi itu bukan dari hatinya, cuma tarikan bibir saja, senyuman tidak berarti apa - apa. "Apa yang abang harapkan dari hubungan itu?" "Ya yang pasti aku selalu dekat kamu, orang yang paling aku sayang dan bisa melanjutkan sampai hubungan halal secepatnya." "Maksud abang menikah?" tanya Jeje dengan wajah agak terkejut. "Iya,"jawab Wika yang kini duduk dihadapan Jeje dengan badan yang condong ke depan dan menautkan kedua telapak tangannya sendiri. "Aku bukan orang yang tepat sepertinya, aku nggak berpikir untuk menikah bang, aku sekarang penganut single happy ... mungkin ini akan terjadi hingga akhir hidupku nanti,

