Arsen yang sedang berbincang dengan Rena sedikit terkejut karena melihat Zahira melintas di depan lift dengan tatapan yang ia sangat tahu apa itu, ada kesedihan di mata gadis itu dan Arsen bisa merasakan kesedihan itu karena ia juga merasakan kesedihan yang sama akan perpisahan mereka. “Setelah berpisah dari Nilam, kamu belum cari penggantinya?” “Ada…. tapi… sudahlah kita jangan bahas masalah pribadi, ayo ke ruanganku.” “Oke.” Lift naik dan terbuka di lantai dua keduanya berjalan menyusuri Lorong dan masuk dalam ruangan Arsen, mereka duduk di sofa set ruangan Arsen sedangkan Chiko menyiapkan minuman untuk mereka. Sedangkan Zahira dan Nada sudah kembali dari toilet, Zahira sudah duduk di mejanya memeriksa beberapa pekerjaannya, Nada menarik kursinya mendekati meja Zahira. “Sejak