#PART 46 > RENCANA PEMBALASAN DENDAM<

2077 Kata

Bhadra yang baru saja tiba di rumah Bu Aini, secepatnya pergi ke kamar Bunga Lilyana, didekapnya Bunga Lilyana untuk waktu yang lama, sangat menyesal telah mengabaikan dirinya demi Bunga Anindya, padahal bisa saja Bunga Lilyana cemburu, meski tahu begitu, Bhadra tetap tidak bisa semaunya meninggalkan Bunga Anidnya, gadis itu bagaimanapun tanggung jawabnya. "Sayang!! Kata Bu Aini kau terluka?! Mana lukanya, Bunga?! Biar aku periksa!" Bunga yang memang tidak bisa tidur, mematung didekap Bhadra Bawika, terlalu terkejut dengan kehadirannya, di tengah malam yang sunyi. "Aku sudah baik-baik saja, kenapa kau kesini?" marah Bunga, lesu menatap suaminya. "Huft ... Aku sangat merindukanmu, Sayang. Tak hanya itu juga gelisah memikirkan kondisimu, maafkan, Aku. Ya!" Bhadra Bawika menggendong Bunga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN