"Mati aku." Dude dan Mikha yang tadinya sedang mengobrol tentang kerja sama mereka, tepatnya Dude yang sejak tadi menjelaskan tentang iklan yang akan mereka bikin dengan Mikha sebagai model. Keduanya langsung menoleh kedepan, pada Alvan yang terlihat gelisah. "Gue enggak tau, kalau Lavina seposesif ini sama suami sendiri." Ujar Mikha dengan nada sindiran. Dude hanya mengulum senyum, dia kembali pada tabletnya yang sedang membuka materi untuk iklan. "Lo bisa pergi lebih dulu, kalau Lo mau." Brak!. Kedua nya langsung kaget begitu tiba-tiba Alvan beranjak dari kursinya dengan menggebrak meja. Yang membuat mereka menjadi pusat perhatian. "Apaan sih, Lo!." Tegur Dude yang langsung tidak nyaman menjadi pusat perhatian sekitar. "Gapapa gue balik duluan?." Tanya Alvan. Dude menggeleng de