“Jangan keju yang itu, Mas. gak enak.” Kening Kris berkerut, dia menatap bongkahan keju di tangannya. “Bukannya kamu dulu suka keju ini ya, Dek? Enggak dulu, baru juga pas bulan pertama kita nikah.” “Iya, tapi sekarang rasanya beda masa, Mas,” ucap Akila sambil mengambil dari tangan sang suami. “Liat, komposisinya ada yang diubah, dulu gak ada nama ini.” “Pinter banget kamu liat komposisi keju ini.” “Kalau yang adek sukai, pasti bakalan dikorek korek sampe dalam.” Karena itulah Kris Kembali menyimpan keju itu. “Apa perlu Mas beli pabriknya, Dek?” “Jangan macem macem, adek tau ya Mas lagi banyak proyek. Nanti duit kita abis kalau Mas terus aja ngebangun.” Kris terkekeh dan mengusak rambut istrinya. “Sini biar Mas yang bawa,” ucapnya mengambil alih troli belanjaan. Seakan melupakan mu

