Di Indonesia, Kris mulai mengurusi urusannya satu per satu. Beruntungnya dia memiliki sekretaris seperti Andre yang sangat cekatan dalam membantunya. Di sisi lain juga Kris merasa sangat lega karena kini Akila ada di dalam genggamannya meskipun raga mereka terpisah. Dirinya seringkali bertukar kabar dengan istrinya, setiap hari. Seperti sekarang, dimana Kris menyempatkan waktu untuk menelpon sang istri setelah selesai makan siang. Sambil menunggu panggilan diangkat, Kris memandang foto USG bayinya yang ada dalam kandungan Akila. Wah, Kris benar benar merindukannya. Kini dia tidak akan melepaskan Akila, dia adalah jantung hidupnya yang membuat Kris bertahan sampai saat ini. Terbayang jika tidak ada orang yang menunggunya di rumah dengan senyuman, dengan rengekan manja, Kris mungkin kesepi

