“Kita ke sananya besok aja, sekarang ke hotel.” Akila yang sudah Lelah itu tidak menolak, sampai di Jepang saat tengah malam mengingat mereka harus beberapa kali transit karena cuca buruk. Begitu keluar dari pesawat jet, Akila langsung memasuki mobil yang sudah disiapkan di sana. Sepanjang perjalanan, dia menyandarkan kepalanya pada bahu sang suami merasa Lelah berlebihan. Hanya Kasur yang dia inginkan saat ini. “Tidur aja, nanti Mas gendong kamu.” Mendengar kalimat itu, Akila tidak lai ragu untuk masuk kea lam mimpi. Sang suami mendekapnya supaya tubuhnya tidak terjatuh. Dan karena tubuh sang istri ringan untuk Kris, tidak sulit untuknya menggendong Akila dan membawanya ke kamar hotel yang sudah dipesan. Membaringkannya di sana dan membantu melepaskan jaket dan juga sepatu. Menaikan s

