“Dek, maaf ya,” ucap Kris untuk yang kesekian kalinya, dia mencoba membujuk sang istri yang kini tengah tidur membelakanginya, bahkan Akila enggan makan camilan kesukaannya yang dibelikan oleh Kris. Ice cream gelato, macaron bahkan sampai donut karakter. “Dek, Mas bawa banyak camilan itu. Jangan marah lagi,” ucap Kris memohon. Yang sebelumnya hanya duduk di Kasur belakang sang istri, kini Kris merubah posisi agar dirinya bisa ikut tidur dan memeluk Akila dari belakang. Menghirup aroma sang istri dalam dalam. “Maaf, Dek. Jangan marah lagi, yuk kita nonton di bawah, sekalian ada yang mau Mas diskusiin.” Karena sejak bakso itu meluncur ke dalam mulut Kris, kini Akila terdiam di kamar dan tidur memunggungi. Namun biasanya jika ada hal yang ingin didiskusikan, Akila biasanya menyampingkan

