“Serius?” tanya Akila tidak percaya, dia turut senang dengan apa yang terjadi. dia menyerahkan sang anak pada pengasuh untuk ditidurkan di dalam kamar “Coba liat hasil USg nya?” Dengan membanggakan diri, Sinta memperlihatkannya sambil mengibaskan rambutnya. “Nih, segede kacang. Nanti gue juga kembung ya kayak lu?” “Ini bukan kembung, ini bawaan bayi,” ucapnya dengan kesal. “Iya itu, hehehehe.” “Jadinya ngomongin apa?” tanya Bu Nenti yang sedang memasak itu, terlebih dahulu dia membawakan camilan untuk Sinta dan menaruhnya di meja. “Ih Ibu ngerepotin. Hehehe, tau aja Sinta suka salad buah buatan Ibu,”ucapnya sambil mengambil salah mangkuk yang ada di atas meja. “Jadinya kamu kenapa, Sin?” “Hamil, Bu.” “Serius. Ya Tuhan! Akhirnya kamu juga hamil ya. Mana barengan lagi sama Akila, nan

