Di sebuah kafe yang tak jauh dari apartemen mewah, tampak dua lelaki tampan sedang duduk saling berhadapan yang hanya dibatasi oleh sebuah meja. Mereka berdua sedang berbincang masalah siang tadi yang terjadi di resto milik Reihan. “Lo ceritain semuannya tanpa ada yang terlewat!” pinta Daniel setelah menyesap kopi americano-nya dengan perlahan. Reihan tahu jika pria yang ada di hadapannya ini pasti tidak akan membuang waktu karena memang seperti itulah sosok Daniel. Dia akan menggunakan kesempatan ini untuk memperbaiki hubungannya dengan kakak iparnya. Katakanlah Reihan licik karena memanfaatkan mantan sahabatnya demi menjalankan rencananya. “Gue akan cerita, tapi lo harus dengerin sampe gue selesai cerita dulu, baru lo boleh komentar,” tutur Reihan sambil meletakkan cangkirnya kembal

