Setelah operasi selesai, Reihan pun di tempatkan di ruangan PACU. Di mana sebuah ruangan untuk memantau kondisi pasien setelah menjalani operasi hingga benar-benar stabil sebelum akhirnya dipindahkan ke kamar perawatan. Tak terasa hari pun telah berganti, dan Reihan telah pindah ke kamar perawatan. Lelaki itu dari kemarin telah sadar karena memang pengaruh obat biusnya mulai menghilang. Tanpa meminta izin Reihan terlebih dahulu, dengan diam-diam Aji mendatangi kantor Ana karena panggilan teleponnya tidak mendapatkan respon dari perempuan itu dari kemarin. “Kak Seno!” lirih Ana terkejut begitu melihat pria itu di kantornya. Entah kenapa perasaannya tiba-tiba tidak enak ketika melihat Aji, karena baru kemarin suaminya menemuinya dan membujuknya untuk mau kembali bersama. Setelah k

