Melihat tubuh sang istri terkulai lemah di atas ranjang membuat William tertawa. Walaupun napas dia pun masih terengah, tapi William sangat puas. Setelah percintaan panas di rumah sakit, bahkan sambil membuka identitas, pergelutan panas kembali terjadi di apartemen. William sama tidak perduli pada permohonan Sella, dia tetap melakukan apa yang hatinya suka. Sampai pada akhirnya William sampai pada pelepasan nikmat, di situ juga tubuh Sella langsung ambruk. Walaupun samar-samar, William masih bisa melihat tubuh Sella bergetar. Sehabis membuka identitas William memang membawa Sella pergi tanpa menunggu prawira bersuara. William juga yakin kalau saat ini otak Sella sedang berusaha mencerna. Untuk hal ini, William tidak ingin Sella tahu terlebih dahulu. Berhubung tubuhnya sudah gerah dan len

