Sudah beberapa hari ini William melupakan keberadaan Prawira. Bukan sengaja, hanya saja William sedang fokus mencari jejak-jejak baru soal kasus kecelakaan Ayahnya. Walaupun kasus itu sudah William tutup setelah mendapati Prawira, entah kenapa hati berkata beda lagi. Mengikuti jejak cctv, William berhenti di salah satu toko kue. Kejadian itu sudah bertahun-tahun, bahkan William sempat linglung karena kondisi tempat yang sudah sangat berbeda. Walaupun begitu, William tidak mundur. Satu jam lebih William mengamati, pada akhirnya dia memilih pulang sejenak. Tidak dapat petunjuk, tidak dapat clue apapun. William memukil setir mobilnya kencang. Semua ini sangat menguras jiwa William yang sudah lelah. Karena tidak ada petunjuk lain, kecurigaan Andrew serta Zaffan pun tidak ada hasil, jadi suda

