BAB 122

1745 Kata

"Moz! Elu jadi resign?" tanya yang Mita lontarkan ketika mereka sudah sampai di ruangan. Moza yang sedang meletakkan tas kerja di atas meja, memutar kepala menghadap pada sang sahabat. Wanita yang sedang hamil muda itu pun menjawab, "Aku belum tahu. Pak Sakha inginnya aku tidak perlu kerja kantoran. Mengingat kondisi lagi hamil. Katanya tidak tega jika harus melihat wanita hamil masih harus capek-capek bekerja." "Oh, so sweet. Fix, mulai detik ini aku jadi fans beratnya Pak Sakha." "Jangan berlebihan nge-fans sama suami orang." "Habisnya Pak Sakha keren, Moz! Jarang-jarang ada suami yang menghargai istrinya seperti Pak Sakha. Kalau lihat sinetron yang biasa bunda tonton ya, Moz! Tokoh suami itu selalu menistakan istrinya. Sudah nggak kasihan lihat istri hamil gede disuruh kerja, duitn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN