BAB 66-1

1024 Kata

"Apakah kamu masih mencintai mantan kekasihmu?" "Kenapa bapak menanyakan hal itu?" "Hanya ingin tahu perasaanmu." Sakha melirik istrinya dengan tangan masih sibuk dengan kemudi "Apakah perasaan saya masih penting untuk Pak Sakha ketahui? Andaikan saya masih mencintai Mas Edham ... tak ada gunanya juga, kan?" "Ya, kamu benar. Kalian tidak berjodoh mungkin." Moza tersenyum getir. Jika memang dia tidak berjodoh dengan Edham, kenapa Tuhan harus menghadirkan pria itu dalam hidupnya. Waktu dua tahun lebih untuk menjalin hubungan seolah sia-sia sudah dan dia dipaksa harus menghempaskan begitu saja rasa cinta yang sudah terlanjur berakar di dalam hatinya. Hal yang sangat sulit, tapi harus dia lakukan. Tak lagi mau terlihat menyedihkan di hadapan Sakha, Moza membuang pandangan ke arah samping

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN