Sakha tersenyum penuh kemenangan. Meraih remote televisi lalu segera mematikannya. Dengan penuh semangat pria itu beranjak berdiri. Merentangkan kedua lengan meregangkan otot-otot tubuhnya yang kaku sembari kepala mendongak ke atas yang tak lagi mendapati sosok Moza. Dengan langkah lebar, Sakha menaiki anak tangga menuju lantai dua. Pria itu terlalu bersemangat sekali hingga dua anak tangga sekaligus dia tapaki. Membuka pintu kamar yang memang tidak terkunci. Sakha memperhatikan kamar sang istri dan tidak menemukan keberadaan wanita itu. Tak apa. Mungkin Moza masih di dalam kamar mandi. Gegas Sakha masuk ke dalam lalu mengunci pintunya. Setelahnya, pria itu memilih duduk sambil bersandar di atas ranjang menunggu Moza. Tak lama ketika pintu kamar mandi terbuka. Jantung Sakha mendadak jum

