BAB 111

1432 Kata

Kelegaan yang Sakha rasakan, setelah berhasil berbicara empat mata dari hati ke hati bersama Edham. Setidaknya yang Sakha yakini jika Edham memilih mundur dan menyerahkan Moza untuknya. Semoga saja setelah ini rumah tangga yang dia jalani bersama Moza berjalan lancar tanpa hambatan. Tak ada drama perselingkuhan atau orang ketiga yang hadir di antara mereka berdua. Pintu kamar terbuka. Pemandangan yang membuat Sakha panas dingin belingsatan tidak karuan. Bagaimana mungkin ketika pulang, badan capek, justru mendapat suguhan lezat dari Moza yang memakai baju tidur seksi pemberiannya. Rupanya tidak sia-sia dia membeli itu semua untuk sang istri tercinta. "Mas sudah pulang," cicit Moza tanpa berani berbalik badan. Mata keduanya saling beradu hanya melalui cermin besar di hadapan Moza. Glek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN