Bag 38

2444 Kata

“A-aku pegal!” gugup Feli tanpa sanggup menatap pria di depannya. Tubuhnya sejak tadi sekaku patung. Posisinya saat ini sangat membuat jantungnya tidak baik-baik saja. Ia didudukkan di atas meja pantry. Kedua tangan sang majikan berada di kedua sisi tubuhnya dengan bertumpu pada meja. Memerangkapnya dengan posesif. Kedua bola mata tajam sang majikan menatapnya dengan intens. Menelusuri wajah cantik Feli yang merona malu. Setelah kepergian Eloy, mereka berdua sempat dalam kecanggungan dengan posisi Feli masih seperti anak monyet yang bergelantung di dalam gendongan Jerrald. Kalau saja Feli tidak pura-pura haus, entah sampai kapan posisi mereka berdua akan seperti itu. Sang majikan langsung membawanya ke dapur, dan mendudukkannya di atas meja ini. Pria itu seenaknya saja memerintahnya un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN