60. Surat cerai 1

1064 Kata

"Mau berpisah secara baik-baik, atau mau dilanjut ke pengadilan?" tanya Ravin dengan nada datarnya, sambil menyerahkan kertas putih yang Asha sendiri masih belum tahu ada apa di balik kertas putih tersebut. Dengan tangan gemetar Asha menerima kertas itu dari tangan Ravin. "Apa ini, Kak?" Tanya Asha dengan nada sedikit bergetar, tanpa berani membuka Apa isi dari kertas putih tersebut. "Suatu kejutan yang begitu sangat mengejutkan buat kamu. Kamu mendapat kejutan yang akan membuat kamu merasa sangat senang. "Ujar Ravin seraya berdiri, dan akan menaiki anak tangga untuk menuju kamarnya. "Maaf, Kak. Aku tidak berharap mendapat kejutan dari Kak Ravin. Lagi pula aku tidak sedang ulang tahun. "Ujar Asha yang kembali menyodorkan kertas tersebut pada Ravin, karena Asha menduga Kalau kertas itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN