BAB 26

1770 Kata

“Kamu lihat kejadian tadi subuh?” Suara bisikan Jevan menyengat indra pendengaran, memaksa Harsa untuk mengangkat kepalanya dari cangkir kopi. Pagi itu, keempat sahabat tersebut sedang menikmati sarapan di sudut kantin belakang rumah sakit yang masih sepi. Jevan sibuk mengaduk bubur ayam, Kavi menyesap kopi hitamnya, Thala menikmati semangkuk salad buah, sementara Harsa membawa sesuatu yang jauh lebih berat, rasa penasaran yang menggunung. “Lihat apa?” tanya Harsa tenang, berpura-pura tidak tahu. “Kejadian tadi pagi di pantry.” “Memangnya ada apa di sana?” “Pantry perawat,” sambung Jevan seraya mencondongkan badan. Thala yang sejak tadi menyimak langsung menyunggingkan senyuman tipis sarat arti. “Ah, jadi kamu melihatnya juga, Jev?” Kavi seketika menutup jurnal medisnya dengan desah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN