BAB 37

2178 Kata

​Kediaman utama keluarga Dewantara berdiri dengan sangat megah di atas hamparan lahan yang teramat luas di salah satu kawasan elite ibu kota. Pilar-pilar marmer putih berukuran raksasa menjulang tinggi, menumpu langit-langit berarsitektur klasik. Sebuah lampu kristal gantung yang mewah memancarkan kilau cahaya keemasan, menerangi seluruh area foyer yang luas. ​Segala hal di tempat ini tampak begitu sempurna. Namun bagi Althair, kesempurnaan itu terasa terlalu semu, dingin, dan kaku. ​Mobil sedan tua milik Althair bergerak perlahan, sebelum akhirnya berhenti di area halaman samping rumah. Ia sengaja tidak pernah sudi membawa mobil mewah lain koleksinya setiap kali terpaksa menginjakkan kaki di rumah ini. Ini adalah bentuk pemberontakan kecilnya yang paling konsisten. ​Seorang petugas kea

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN