“KAK RAGA JAHAT!!!” teriak Leonita ketika Raga baru sampai rumah, dia bahkan mendengar suara motor sang kakak dan langsung berlari keluar. Dia telah mendengar dari ibunya dan juga Celline bahwa Raga melamar Celline tadi saat Celline wisuda, sedangkan dia seperti orang bodoh yang tak tahu apa-apa. Padahal dia yang selama ini menjodohkan mereka berdua, mencari kesempatan agar mereka bisa sering menghabiskan waktu bersama dengan berbagai alasan. Raga mematikan mesin motornya dan menarik kunci itu. Meletakkan helm di atas kaca spion dan tersenyum ke arah sang adik yang sudah merajuk. “Jahat kenapa?” tanya Raga bersikap cuek dan meninggalkan Leonita yang sudah berada di dekatnya. Leonita pun mengekor dengan mengentakkan kakinya. “Kenapa nggak bilang-bilang mau lamar Celline? Aku kelihatan