Lima Puluh Tujuh

1803 Kata

Waktu terus berlalu terasa sangat cepat seolah perlombaan mencapai titik tertentu dalam sebuah peristiwa. Tak terasa hari ini Celline akan menghadiri wisuda dirinya yang telah menamatkan pendidikan strata satu jurusan ekonomi manajemen. Putri terakhir dari Monic, sahabat Laras itu telah menjelma menjadi seorang putri yang cantik dan dewasa. Wanita cantik itu sudah memakai baju toga kebesarannya, sambil menunggu acara wisuda dimulai, dia yang telah berada di auditorium itu pun menerima panggilan dari Leonita. “Celline!!! Selamat ya,” jerit Leonita memekakkan telinga wanita berambut panjang yang kini menahan tawa sambil menjauhkan ponsel dari telinganya. “Terima kasih Leonita, kamu juga yang semangat kuliahnya, biar cepat lulus,” kekeh Celline, mendekatkan ponsel itu ke telinganya lagi.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN